Berimajinasi Bersama NIVEA

"Dario, buku apa kita baca malam ini?", Begitulah rutinitas setiap malam kalau lagi dekat sama keponakan satu diantara dua ini. Membacakan satu cerita dari sekian banyak buku yang ada sebelum ritual tidur sebenarnya.
Dulu, sebelum dia mengenal buku, Zia-nya (panggilan Dario ke aku), mengarang cerita secara bebas untuk menghantarkan Dario tidur.
Sekarang, dia yang memilih buku dan ceritanya. Sekarang, Mama-nya membatasi cukup 1 cerita, karena kalau tidak, bisa 10 cerita dan Dario masih melek. Sementara Zia-nya kadang sudah tertidur dan Dario masih bertanya, "terus Zia...".
Dari kecil, Dario terbiasa dengan dongeng. Berbeda dengan adiknya yang jarang mendapat cerita sebelum tidur. Dario dari kecil terbisa mendengar cerita nabi, pahlawan hingga karakter film kartun di TV.
Sebenarnya, mendongeng ke anak kecil itu seru.. Kita harus pintar-pintar berekspresi saat bercerita agar mereka tidak bosan.
Apa yang mereka dengar akan melekat di alam pikiran mereka, maka dari itu ada baiknya untuk menceritakan segala sesuatu yang baik dan sesuai umurnya agar mereka tidak bingung dan penting juga bagi kita yang bercerita tidak kesusahan untuk mendeskripsikan sesuatu.
Mendongeng itu merupakan salah satu bentuk stimulasi, dipercaya berhubungan dengan kemampuan bahasa, dipercaya berhubungan dengan kepandaian, dan juga berhubungan dengan otak.
Dario, dibandingkan dengan anak seusianya bisa dibilang telat dalam berbicara tapi itu dikarenakan Dario mempelajari bahasa Bapak dan Ibunya yang berbeda. Begitu sampai pada tahap bisa berbahasa Indonesia dan Itali, Dario dapat dengan mudah mengerti Bahasa Inggris. Sampai kami dibuat terbengong-bengong karena ternyata diam-diam dia mengerti Bahasa Inggris dan Bahasa Tamil yang merupakan bahasa perkodean kami di rumah.
Dan Dario ini senang banget berbicara... Buku-buku yang sering dibacakan kepada Dario, dapat dengan mudah dia ceritakan kembali kepada adiknya. 
Apakah hubungan mendongeng dan otak?
  • Otak akan melepaskan dopamin yang berhubungan dengan emosi
  • Otak melepaskan oksitosin yang berhubungan dengan empati dan kegembiraan
  • Otak akan melepaskan kortisol yang berhubungan dengan kewaspadaan

Bisa dibilang, kemampuan Dario untuk menjelaskan sesuatu membuat saya terkagum-kagum. Suatu waktu saya pernah mengajarkan bagaimana tidak boleh membuang sampah sembarangan. Alhasil, setiap ada sampah berserakan, Dario melaporkan ke saya sambil marah dan kesal. Suatu waktu, dia mengajarkan Mbak di rumah akibat dari membuang sampah sembarangan dengan begitu detilnya.
Itulah mengapa mendongeng begitu pentingnya diajarkan pada anak-anak sejak lahir. Mungkin terasa berat dan lebih mudah memberikan gadget pada anak-anak. Namun ada hal dari mendongeng dimana terjadinya stimulasi 2 arah dan juga sentuhan yang tidak bisa didapatkan dari menggunakan gadget. Ini menjadikan  mendongeng kepada anak-anak diharapkan dapat kembali menjadi kebiasaan. 
NIVEA tahun ini mengadakan kegiatan NIVEA #SentuhanIbu 2019 World of Imagination yang akan diselenggarakan pada 20-22 Desember 2019 di Ecopark, Ancol. Bekerjasama dengan komunitas dongeng Ayo Dongeng Indonesia, Waktunya Main dan Sembilan Matahari. NIVEA World of Imagination akan menyuguhkan taman bermain interaktif untuk anak yang terinspirasi dari sebuah cerita yang digabungkan dengan dunia imajinasi, kombinasi antara permainan dengan seni digital.
Seandainya Dario ada di Jakarta, saya tentunya akan senang sekali bisa mengajak dia kesana. Apa daya... huhuhu saat itu Dario tidak lagi mudik ke Jakarta.
Tiket NIVEA World of Imagination dapat dibeli online di Tokopedia ya buibu.... 
NIVEA percaya pada kekuatan sentuhan dan ingin mengajak para ibu di Indonesia dalam memaksimalkan  rutinitas perawatan kulit untuk memperkuat ikatan dengan buah hati, misalnya dengan menggunakan NIVEA Creme Tin sebagai bagian dari aktifitas mendongeng.
"NIVEA Creme Tin merupakan pelembab ikonik dari NIVEA yang diperkaya dengan Eucerit  yang berfungsi melindungi kulit, menjadikannya tetap lembab serta memberikan sensasi kelembutan layaknya sentuhan yang diberikan oleh ibu", menurut Brigitta Dewi Pricillia - Brand Executive NIVEA Body and Creme.


Comments

Popular posts