Mebo, Salep Wajib Untuk Mereka Yang Sering Berada di Dapur


Ouch!!!
Aaawwww!!
Allahu Akbar!!!

Teriakan-teriakan yang biasa kita dengar dari dapur, ntah tersiram air panas, kena minyak, atau terjatuh.
Siapa yang pernah mengalami hal-hal seperti di atas?
Dulu saat baru selesai kuliah, saya pernah terciprat minyak panas di pelopak mata. Sakitnyaaa… dan yang parah adalah trauma. Trauma gak mau masak. Sampe akhirnya saya bekerja di negeri orang, masuk dapur lagi, kena minyak panas lagi, dan lama-lama terbiasa. Saking terbiasanya, kadang cuma disiram air aja. Sudah. Lalu lupa untuk melakukan perawatan.
Minggu lalu, mama saya gak sengaja kena oven baru yang lagi panas-panasnya. Luka yang panjang di tangan. Seperti biasa, siram air lalu kasih tepung dingin. Maklum lah ya ibu-ibu yang biasa baca berita forwardan di WA. Alhasil selalu ada tepung dingin di kulkas. Mau dibantah pun susah, katanya, “mama udah biasa pakai ini, gak apa-apa kok”.
Sampai akhirnya luka kali ini tak kunjung sembuh, menggelembung lalu menipis, tapi ya gitu-gitu aja sampai terkelupas.
Alhamdulillah, saya dapat kesempatan mengikuti acara bincang-bincang bersama Mebo. Jujur, baru pertama ku mendengar nama Mebo ini. Tapi karena akan membahas soal luka bakar, yoweslah, cucok sama saya yang sedang merintis usaha di dunia makanan, yang gak jauh-jauh dari dapur.
Setelah saya meng-upload informasi acara di Instagram, ealah sepupu malah nelpon. Dengan menggebu-gebu dia menceritakan betapa bagusnya si Mebo ini. Dia menggunakan Mebo saat terciprat minyak panas di dapur. Saya hanya bisa bengong. Kukira ini merk baru, ternyata sudah lama ada. Menurut dia, Mebo ini bagus tapi aromanya itu loh, aroma kacang yang gak nahan.
Baiklah, ku hanya bisa mengangguk-angguk. Eh, di telpon kok mengangguk-angguk, siapa juga yang bisa lihat ya?
Long story short… berikut akan saya jabarkan hasil bincang-bincang Bersama Mebo ya.
Foto Milik Ibu Tanti

Langkah-langkah saat menangani luka bakar:
  • Segera lepas baju pasien – tujuannya untuk mempersingkat lama kontak dengan baju
  • Secepatnya didinginkan dengan air bersih suhu normal – cari sumber air bersih terdekat, tetapi jangan air dingin. Siram/basuh dengan air mengalir agar panas tidak menempel terlalu lama. Jika dalam perjalanan, dapat menggunakan air mineral botolan.
  • Keringkan bagian yang terkena luka bakar – jika sudah didinginkan, segera keringkan bagian yang terkena luka bakar dengan lembut
  • Berikan salep luka bakar pada bagian yang terkena luka bakar – oleskan secara tipis salep luka bakar pada bagian yang terkena luka bakar
  • Apabila area luka bakar cukup luas dan sudah muncul tanda kemerahan atau melepuh, segera dirujuk ke rumah sakit atau dokter.

Kenapa Mebo harus ada di kotak P3K di rumah?
  • Dapat meminimalisasi rasa sakit
  • Meminimalisasi timbulnya bekas luka
  • Penyembuhan luka lebih baik
  • Membantu mencegah infeksi bakteri (ini nih yang ditakutkan kalau terjadi salah penanganan pada luka bakar)
  • Tidak mengandung antibiotik kimia

Mebo, hadir kembali dengan nama baru dan kualitas sama. Ternyata, sejak 2006 sudah ada tapi dengan nama berbeda.
Untuk bahan-bahan yang terkandung di dalam Mebo adalah:rimpang Coptidis (Coptidis rhizome), batang Phellodendri (Phellodendri chinensis), akar Scutellariae (Scutellariae radix). Bahan alam yang berkhasiat untuk membantu meredakan nyeri dan membantu regenerasi sel (perbaikan sel luka bakar). Mebo juga mengandung minyak wijen yang memberikan suasana lembab yang mendukung proses penyembuhan luka bakar dengan lebih baik (ini menjelaskan kenapa aromanya itu loh menggoda banget).
Dari hasil bincang-bincang, alhasil, saya pun membeli si Mebo untuk Mama di rumah, masih ada kesempatan untuk penyembuhan luka bakarnya akibat kena oven. Dan saat dicoba, memang aroma kacang wijennya begitu kuat, rasanya mau saya makan. Hehehehhehe...


Akibat penanganan salah menggunakan tepung. 

Saat saya menanyakan Mama, setelah 2 hari menggunakan Mebo, menurutnya sekarang jauh lebih baik, gak ada lagi rasa gatal yang mengganggu. 
Gak menyesal deh saya memberikan salep Mebo ini ke Mama saya. Menurut Mbak Yosephine Carolline, Brand Manager Combiphar, salep Mebo ini bisa disimpan di dalam kulkas saat tidak digunakan hingga masa kadaluarsa. Ingat ya, taruh di dalam kulkas, bukan di dalam freezer, tapi di kulkas bagian bawah saja.
Anyway, lagi ada promosi loh untuk pembelian Mebo di Watsons, sebesar 20 persen, baik di toko maupun online. Kalau beli langsung di Watsons Mall Kelapa Gading (22-24 Maret) atau Mall Margocity Depok (29-31 Maret), ada tambahan Rp15.000 lagi.

Updated...
10 hari pemakaian, kulit mama saya, jauhhhhh lebih baik.



Comments

  1. Aah untung pas mama membutuhkan obat luka bakar ada MEBO ya

    Mencerahkan banget tips menangani luka bakarnya .. pesan kastengel ma nastar lagi dong! Yang keto!

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah mama ketolong ya ka

    ReplyDelete

Post a comment

Popular Posts