Mengenang Lagu Anak Melalui Drama Musikal Aku Anak Indonesia



Sekarang ini, rasanya sudah tidak pernah lagi kita mendengar lagu anak – anak yang riang gembira. Padahal di tahun 80 – 90, banyak sekali lagu anak – anak diputar di televisi maupun radio dan sampai sekarang lagu – lagu tersebut melekat di benak kita.

Sebut saja Ibu Sud dan AT Mahmud dengan lagu – lagunya yang kita masih ingat hingga sekarang. Siapa sih yang gak tahu lagu ‘aku seorang kapiten’? Saat saya masih di taman kanak – kanak lagu ini selalu dinyanyikan hampir setiap hari.

Pada Rabu, 18 Juni lalu, bertempat di Teater Jakarta – Taman Ismail Marzuki, berlangsung drama musikal dengan tema “Aku Anak Indonesia”. Saya berkesempatan hadir pada acara press conference yang berlangsung pada pukul 11.30 dan menonton drama musikal tersebut pada pukul 13.00.

Sungguh sangat disayangkan acara ini kurang mendapat publikasi jauh hari sebelumnya. Acara drama musikal untuk anak – anak sepertinya jarang – jarang loh saya dengar. Sekalinya saya mendengar, eh malah cuma berlangsung 1 hari saja. Walau dalam 1 hari tersebut ada 2 pertunjukan, pada pukul 13.00 dan 14.00, tetap saja yang tahu hanya mereka – mereka yang mendapat undangan – termasuk beberapa sekolah yang diundang.

Sekedar saran, semoga di tahun depan acara ini bisa terdengar gaungnya jauh hari sebelum hari H dan anak – anak jaman sekarang bisa mengenal lagu anak – anak yang sebenarnya. Selain itu, pada kesempatan kedua saya mengunjungi Teater Jakarta, kekaguman saya masih sama.

Akhirnya kita , warga Jakarta punya gedung pertunjukan yang keren. Tata letak di dalam gedung pertunjukan ini mengagumkan , begitupun suara, walau untuk pendingin rasanya kurang memuaskan.

Oke, kembali ke acara ini. Dalam press conference tersebut, Ketua Panitia Penyelenggara, Ibu Tresnowati Gito mengatakan, acara ini diselenggarakan dalam memperingati hari anak. Acara ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Provinsi  DKI Jakarta dan Yayasan Putera Bahagia (YPB) yang diketuai oleh Ibu Tatiek Fauzi Bowo.

Acara ini sendiri didukung oleh bintang tamu, Cornelia Agatha dan disutradarai oleh Tjut Nyak Deviana Daudsjah dengan dibantu oleh tim dari Institut Musik Daya Indonesia.

Menurut Ibu Tjut, anak – anak kecil yang masih dalam tahap pengembangan vokal  secara alami, sebaiknya diberikan kebebasan untuk bernyanyi apa adanya. Saat tepat untuk memulai melatih vokal adalah saat usia 18 tahun. Dengan begitu, pita suara akan berkembang semestinya dan bisa terhindar dari rusaknya pita suara tersebut.

Acara tahun ini sendiri merupakan pelaksanaan yang ke – 8 kali dan diharapkan dapat menjadi medium bagi anak – anak dari keluarga pra – sejahtera di Jakarta untuk tampil percaya diri menunjukkan talenta, kemampuan, dan kreativitas mereka dalam dunia seni.

Drama musikalnya sendiri berlangsung selama 1 jam dengan menghadirkan 8 lagu dari Ibu Sud dan AT Mahmud. Kisah yang diangkat kali ini adalah tentang kompetisi basket yang akan berlangsung untuk siswi SMP dimana terjadi bentrokan kepentingan masing – masing siswi dalam satu tim saat akan menentukan waktu  berlatih disebabkan oleh perbedaan agama,  dimana masing – masing agama mempunyai hari khusus untuk beribadah. Perbedaan ini akhirnya bisa diselesaikan dengan saling pengertian dan tim mereka bisa menjuarai kompetisi tersebut.

Sebagai guru dalam acara ini adalah Cornelia Agatha, yang menurut saya porsinya kurang pas. Penampilan Cornelia tidak perlu diragukan lagi, hanya karakternya saja yang menurut saya ‘gak banget’ (maaf jika tidak berkenan).

Di tengah acara, berkesempatan hadir Bapak Basuki Purnomo – Gubernur sementara DKI Jakarta bersama beberapa pegawai dari kantor Gubernur. Bapak Basuki juga berkesempatan memberikan kata sambutan di akhir acara. 

Acara press conference maupun drama musikal ini dipandu oleh MC kondang, Steny Agustaf.


Press Conference Drama Musikal - Aku Anak Indonesia

Drama musikal - Aku Anak Indonesia

Pendukung acara menyanyikan 'Tanah Airku'

Comments

Popular posts