Kue Tape Keju dengan Tepung Bebas Gluten-Orgran

My First Orgran Gluten Free Cake – Cheese and Fermented Cassava Cake with Cinnamon Topping

Saat ke Singapura Ramadhan lalu dan mampir ke salah satu supermarket
di Orchard Rd
, saya menemukan Orgran Self Raising Flour. Produk ini merupakan tepung yang bebas gluten-tidak ada ragi-cocok untuk vegetarian dsb.


Saya hanya membeli satu bungkus dengan berat bersih 500 gr. Sungguh penasaran dengan tepung gluten free yang sedang dibicarakan di sana sini. Banyak membaca di timeline twitter, orang-orang menampilkan kue gluten freenya.

Saya yakin tepung ini ada dijual di Jakarta, cuma saya enggak tahu dimananya karena saya paling sering ya mampir ke Carrefour, terakhir lihat di Carrefour lebak bulus ada produk dengan merk Orgran tapi untuk varian berbeda.

Karena kesibukan dan lain lain, maka kesempatan untuk bikin kue dengan tepung Orgran baru datang hari sabtu lalu. Tadinya mau bikin kue tape (fermented cassava) dengan resep andalan menggunakan tepung ini. Eh tapinya saya koq malah takut gagal. Jangan-jangan tepung ini punya karakteristik unik yang saya gak familiar.

Maka sayapun iseng-iseng buka websitenya orgran dan mencari-cari resep yang sesuai. Pilihan jatuh kepada resep ‘cinnamon tea cake’.

Lalu proses timbang menimbang pun saya lakukan sesuai resep dan merubah beberapa sesuai keinginan. Untuk gula dalam adonan, saya ganti dengan gula rendah kalori dengan ukuran setengah dari yang tertera di resep. Biasanya satu sendok gula rendah kalori setara dengan manisnya dua sendok gula biasa. Ukuran gula itupun masih saya kurangi karena biasanya resep kue dari luar teramat sangat manis bagi kami sekeluarga. Untuk gula yang nantinya digunakan di atas kue setelah matang pun saya tiadakan. Kedua orang tua yang menderita diabetes membuat saya harus memasak kue dengan penggunaan gula yang diminimalisasi sehingga mereka bisa memakannya, kalau tidak, kue terpaksa saya yang habiskan atau dibawa ke kantor,J

Karena dari awal ingin membuat kue tape, maka ¼ cup tape pun saya tambahkan ke dalam resep. Seperti biasa, saya selalu menambahkan garam ke dalam adonan walaupun dalam resep tak tertera. Sejumput garampun ditambahkan ke dalam tepung. Teringat dengan gouda cheese di dalam freezer, maka parutan keju ini pun ditambahkan ke dalam adonan (ukurannya saya lupa, saat itu hanya kira-kira saja).

Proses kocok mengocok adonan pun dimulai sesuai resep. Setelah semua selesai, saya tambahkan tape dan kemudian keju, ternyata oh ternyata adonan terlalu pekat. O…o… gak bener ni…(ya pasti gak bener hla, wong saya menambahkan tape dan keju), maka sedikit demi sedikit saya tambahkan lagi susu cair ke dalam adonan sehingga mencapai konsistensi yang saya inginkan.

Beres dengan konsistensi maka proses pembakaran pun dimulai. Tepat dengan resep, dalam waktu 30 menit kue pun matang. Saya keluarkan kue dari loyang, mentega cair saya siram ke atas kue dan selanjutnya memberi kayu manis bubuk di atasnya.


 
Tanpa menunggu dingin, kuepun saya potong dan rasanya…superduper lezat. Enggak tahu karena gluten free atau apa, kue terasa ringan – tidak cepat bikin kenyang. Dalam waktu kurang dari 30 menit, ½ loyang kue habis disantap saya dan mama. Yummmm..

Comments

Popular posts